Object Oriented Concept

PENDAHULUAN

Object Oriented Concept adalah sebuah cara/sudut padang  yang  menggunakan objek dan segala interaksinya untuk mendesain aplikasi dan program komputer. Teknik pemrograman meliputi Enkapsulasi, Modularitas, Polimorpisme dan Inheritans. Kosep ini diperkenalkan sekitar tahun 1990an.

MENGAPA OOC

OOC berkembang dikarenakan perkembangan piranti lunak, piranti keras yang semakin kompleks serta adanya studi dari para peneliti mengenai pengaturan kualitas peranti lunak. OOP dibuat sebagai bagian untuk menyelesaikan masalah ini dengan mengecilkan unit-unit pemrograman dan penggunaan kembali unit tersebut disaat pengebangan piranti lunak.

KONSEP DASAR OOP

Sebuah survei oleh Deborah J. Armstrong selama hampir 40 tahun melalui literatur komputer mengidentifikasi adanya konsep besar yang mendasari definisi dari sebuah OOP.

§         Class

§         Object

§         Instance

§         Method

§         Message Passing

§         Inheritance

§         Encapsulation

§         Abstraction

§         Polymorphism

Tidak semua konsep diatas dapat ditemukan dalam seluruh bahasa permrograman berorientasi objek.

Dalam pemahasan kali ini, saya akan memperadalam kosep OOP tentang INHERTANCE.

INHERITANCE (Subclass) adalah sebuah konsep yang  membuat turunan dari objek asal. Turunan yang dimaksud adalah atribut dan tingkah laku dari objek awal, dan dapat menunjukkan turunan dari objek asal.

Contoh: class Buah mempunyai subclass yang disebut Apel, Mangga, dan Pisang. Dalam kasus ini, Pisang Ambon akan menjadi turunan dari subclass Pisang. Misal class Buah mempunyai method yang disebut rasa() dan properti yang disebut warna. Setiap sub-class (Apel, Mangga, dan Pisang) akan mewarisi hal-hal tersebut, artinya programer hanya perlu menuliskan kode untuk mereka satu kali.

Setiap subclass dapat mempunyai methode atau properti yang menonjol dari class asal. Contoh: pisang ambon memiliki warna kuning. Subclass pisang ambon mungkin mempunyai rasa yang sangat manis dibandingkan rasa pisang yang lain. Subclass juga dapat menambahkan anggota yang baru. Misal subclass pisang bisa menambahkan anggota yang bernama pisang tanduk yang mempunyai warna coklat daripada warna kuning. Kenyataannya, inheritance adalah sebuah relasi: pisang ambon adalah pisang. Pisang adalah anggota dari buah. Pisang ambon mewarisi seluruh metode dari pisang dan buah.

Multi inheritance adalah inheritance yang didapat dari lebih satu class nenek moyang. Namun hal ini tidak selalu dapat dukung, selain sulit  diterapkan dan juga sulit untuk digunakan secara baik.

Kode program simpan dengan nama pisangAmbonku.java:

 

class Pisang{

String warna, rasa;

 

// method

void warna(String warna) {

warna=warna;

System.out.println(” Warnanya: ” + warna);

}

 

void rasa(String rasa) {

            rasa=rasa;

System.out.println(” Rasanya: ” + rasa);

}

}

 

class pisangAmbon extends Pisang {

            int panjang;

            public void ukuran(int panjang) {

            panjang = panjang;

            System.out.println(” Panjangnya: ” + panjang + ” cm”);

            }

}

 

class pisangAmbonku {

            public static void main(String[] args) {

            // Membuat object

            pisangAmbon pisangku = new pisangAmbon();

 

            // Memanggil method di object

            System.out.println(“”);

            System.out.println(” Ciri-ciri Pisang Ambon saya”);

            pisangku.rasa(“manis”);

            pisangku.warna(“kuning”);

            pisangku.ukuran(10);

            System.out.println(“”);

           }

}

 

HASIL KELUARAN:

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s